SEGER | Manisan Carica Papaya | +62 852-3610-0090


Baca Juga
manisan carica papaya, +62 852-3610-0090

Manisan Carica Papaya - Carica biasa juga disebut dengan nama papaya gunung. Mengapa demikian ? Pasalnya carica hanya bisa tumbuh di dataran tinggi dengan suhu yang cenderung dingin. Awal mulanya carica ini dibawa dari negeri Paman Sam oleh para penjajah di Indonesia pada jaman dahulu. Tumbuhan ini juga hanya bisa tumbuh baik di dataran tinggi dengan kondisi lahan yang sesuai dan suhu yang cocok.
Meskipun memiliki nama yang sama, namun carica ( papaya gunung ) dengan papaya biasanya cukup berbeda mulai dari jenis, tekstur, cara pengolahan sampai cara mengonsumsi. 

Perbedaan pepaya gunung dengan carica :

  • Bentuk
Bentuk dari buah carica biasanya cenderung kecil dan berbentuk lonjong. Jauh berbeda dengan buah papaya yang normalnya sebesar hampir 3 kali lipat dari buah carica. Meskipun ada pepaya yang berukuran kecil, namun buah carica tetap saja jauh lebih kecil ukurannya. 
  • Tekstur
Dari segi tekstur buahnya, buah carica lebih mirip dengan buah pepaya selagi belum matang. Meskipun sudah matang sekalipun, tesktur dari buah ini tetaplah masih keras dan tidak bisa dimakan secara langsung. 

Cara pengolahan

Karena bukanlah buah yang siap makan sewaktu matang membuat carica haruslah diolah terlebih dahulu dan dibuat menjadi produk makanan lain. Berikut beberapa produk olahan carica yang biasa ada dalam resep. 
  • Manisan carica

Manisan ini adalah manisan yang dibuat dengan buah carica.ac Cara membuatnya tidak jauh berbeda dengan manisan buah lainnya yang harus direbus dan direndam dalam air gula. Namun carica haruslah terlebih dulu direbus sampai benar – benar mulai lunak baru bisa dicampurkan kedalam air gula. Biasanya bentuknya dipotong persegi empat.

Meskipun telah melewati  proses pemasakan dengan baik, namun buah carica yang awalnya memang bertekstur keras akan tetap membawa ciri khasnya itu, setidaknya teksturnya berubah menjadi kenyal. Hal ini menambah rasa enak pada manisan carica yang khas. Manisan carica bisa diminum pada siang hari pada saat hari terik.

Manisan ini sudah banyak dijual di outlet – outlet oleh – oleh khas dari suatu daerah, seperti Carica Khas Dieng yang sangat terkenal. Ada berbagai brand dan merk yang beredar dengan tingkat kualitas yang berbeda. Ada juga yang menjualnya via media sosial lewat marketing online. Salah satu produsen utamnya ada di Telp/WA/SMS +62 852-3610-0090.

  • Kripik carica

Beralih dari hidangan segar berair, ada juga kripik carica yang memiliki rasa yang khas. Tidak jauh berbeda dengan manisan carica yang haruslah memilih carica yang telah matang. Bedanya terletak pada jenis pengelolahannya, dima kripik carica akan sama cara pembuatannya dengan kripik lainnya. Yaitu diparut atau dirajang untuk kemudian digoreng langsung pada minyak panas. Ingat satu hal, jika menggoreng buah caricanya haruslah  langsung pada kuali agar getah pada buah tidak membander dan menyebabkan timbulnya warna hitam pada kripik.

manisan carica papaya, +62 852-3610-0090

Biasanya kripik carica akan disediakan dengan berbagai ukuran serta varian rasa. Mulai dari original sampai dengan berbagai rasa asin – pedas. Sama halnya dengan manisan carica yang mulai aktif dipasaran, kripik carica juga sudah mulai memiliki banyak penggemar. Kripik carica memiliki sifat yang tidak jauh berbeda dengan kripik salak, dimana rasanya yang manis hambar dengan tekstur yang keras lembut dimulut. Selain itu, kripik carica memiliki dominan rasa manis yang unik.
  • Dodol carica

Satu lagi kraasi dari buah carica ( papaya gunung ) yang mulai dikembangkan oleh banyak pihak. Dodol carica tidak berbeda jauh dari dodol pada umumnya yang bertekstur kenyal dan lengket. Namun tingkat kelengketan dari dodol carica bisa dibilang tidak terlalu karena dari awalnya memang bertekstur keras menjadikannya dodol dengan tingkat air yang cukup. Satu hal lagi cirri khas dari dodol carica yaitu dari segi rasa. Dodol carica dibuat menjadi memiliki rasa asam yang dominan daripada rasa manisnya, hal ini bukan membuat dodol carica terasa berbeda namun malah menjadikannya memiliki rasa khas yang jarang ditemui di jenis – jenis dodol lainnya.

Awalnya, dodol carica ini lumayan diragukan produknya karena hasilnya yang memang dirasa berbeda dari jenis dodol lainnya. Selain itu proses pembuatannya masih murni dengan tenaga manual manusia dan masih diproduksi di usaha rumahan. Namun seiringnya waktu dodol carica memiliki tempat sendiri untuk para pecinta carica maupun wisatawan yang datang ke Dieng.

Cara mengonsumsi

Carica memang tidak dianjurkan untuk dimakan secara langsung meskipun telah matang, hal ini dikarenakan getah pada carica yang bisa menimbulkan gatal pada tenggorokan. Kandungan getah pada buah caricayang cukup banyak akan menyebabakan alergi pada tenggorokan. Bahkan beberapa kasus alergi pada bagian rongga mulut dan bibir yang menimbulkan gatal – gatal.

Oleh karena itu buah carica haruslah diolah dahulu untuk bisa dikonsumsi. Namun pada orang local terutama para petani buah carica sendiri, kerap mengonsumsi carica dengan cara dimakan langsung tanpa perlu pengolahan. Jelas hal ini haruslah kepada orang yang sudah tahu seluk beluk tentang buah carica itu sendiri. Buah carica matang yang pelum diolah hanya bisa dimakan dengan usia dan tekstur yang sedemikian rupa agar tidak menimbulkan banyak bahaya. Selain itu orang yang mengonsumsinya biasanya sudah terbiasa jadi dianggap cukup kebal dengan efek samping dari buah carica matang belum olah ini. Oleh karena itu orang awam apalagi yang belum biasa memakannya dalam keadaan seperti itu lebih baik untuk tidak mencobanya.

0 comments:

Post a Comment