MURAH | Toko Manisan Carica di Jogja | +62 852-3610-0090


Baca Juga
toko manisan carica di jogja, +62 852-3610-0090

Toko Manisan Carica di Jogja - Manisan merupakan salah satu makanan yang terbuat dari buah segar yang diolah dengan campuran gula dengan dua jenis manisan yaitu manisan kering dan manisan basah. Manisan biasanya di konsumsi saat senggang sebagai camilan segar pada siang hari, selain itu manisan juga dipercaya bisa menaikan nafsu makan sehingga baik dikonsumsi untuk harian.

Awal mula manisan hanyalah buah segar yang direndam dalam cairan gula dan di diamkan beberapa saat agar air gula meresap pada daging buah. Pada jaman terdahulu, manisan dibuat untuk menangani kelebihan kuantiti buah saat panen. Contohnya pada musim buah rambutan, banyak pohon yang dipanen membuat rambutan menjadi berlimpah namin orang tidak bisa menghabiskannya sedangkan lama kelamaan rambutan tersebut akan membusuk sehingga munculah ide untuk mengolahnya menjadi manisan. Selian itu manisan juga bertujuan untuk meningkatkan fungsi pada buah, seperti membuat buah menjadi manis yang awalnya masam. Sekarang pembuatan manisan sudah tidak hanya di rendam dalam air gula, namun di campurkan dengan pengenyal, pengering dan gul buatan.

Ada dua jenis manisan yang sudah banyak di konsumsi oleh orang banyak dan juga di jual dipasaran luas. Yaitu manisan basah dan manisan kering.

- Manisan basah

Manisan basah merupakan manisan yang pertama kali ada. Dimana manisan tersebut mengandung lebih banyak air dan sangat segar. Rupanya juga sangat menarik karena serupa dengan buah segar aslinya. Biasanya di buat dari buah keras yang tidak mudah remuk saat terendam air.
Berikut beberapa contoh buah yang biasa digunakan untuk membuat manisan.

1. Kolang – kaling

Sekilas tentang kolang – kaling, buah ini merupakan buah keras yang di dapat dari pohon aren. Kolang – kaling di dapat dari buah aren matang yang di peroleh dari buah aren yang dibakar lalu di belah untuk diambil isinya dan isinya di rebus. Dalam penyimpanannya kolang – kaling dengan cara di rendam dalam air.

2. Kedondong

Merupakan buah keras dengan serat yang banyak serta rasa yang dominan masam. Pada beberapa kasus, buah kedondong dijadikan cocolan lutis. Ada juga yang dimakan secara langsung walaupun rasa masamnya melebihi mangga muda.

3. Salak

Baru – baru ini beberapa produsen salak mulai membuat salak menjadi manisan. Manisan salak mulai mmebuming dan memiliki banyak penggemar. Beberapa juga di cari sebagai oleh – oleh khas dari daerah tertentu salah satunya kota Banjarnegara.

4. Belimbing

Sifatnya yang asam membuat sebagian orang tidak menyukainya ketika di makan langsung, terutama jenis belimbing wuluh yang tingkat keasamannya cukup tinggi. Belimbing yang dibuat manisan biasanya belimbing yang usianya cukup, dalam artian tidak terlalu muda dan tidak terlalu tua ditandai dengan warnanya yang hijau muda segar.

5. Cermai

Sama halnya dengan buah belimbing, buah cermai memiliki rasa yang asam sehingga tidak banyak di konsumsi secara langsung. Biasanya akan di buat menjadi manisan dengan cara buah yang bulat langsung diolah.

6. Carica

Carica atau papaya gunung merupakan jenis papaya yang hanya bisa tumbuh di daerah tinggi dengan suhu dingin. Sifat buahnya keras seperti papaya mentah dan tidak bisa di makan langsung karena memiliki jenis getah yang cukup banyak. Biasanya akan dibuat olehan seperti yang paling popular adalah menjadi manisan. Rasanya setelah dibuat manisan menjadi manis dengan tekstur yang jauh lebih lembut dan daging buah yang berair banyak.

toko manisan carica di jogja, +62 852-3610-0090

Manisan carica biasa di jadikan oleh – oleh dari tanah asalnya di dataran tinggi Dieng. Dengan berbagai produsen pengolah manisan carica membuatnya juga mulai di pasarkan ke luar daerah asalnya di sekitaran Jawa. Bahkan sekarang sudah mulai di promosikan ke dalam media online shop. Salah satu toko online yang menjual manisan carica paling terkenal ada di Banjarnegara. Untuk informasi dan pemesanan hubungi Telp/SMS/WA ke +62 852-3610-0090. Disini kami menjual manisan carica di Jakarta dan juga di Jogja. 

- Manisan kering

Manisan kering sebaliknya dari manisan basah dimana buahnya di biarkan kering dan memiliki taburan gula yang banyak. Buah yang di pakai hampir sama dengan manisan basah yang menggunakan buah keras, namun pada manisan kering lebih menyukai buah lembut untuk digunakan. Selain itu, manisan kering tidak hanya terpaut pada buah saja tapii juga bahan lain yang bia diolah seperti agar – agar.

1. Apel

Manisan kering dari apel cukup populer di daerah Eropa, dimana biasanya di konsumsi untuk waktu senggang. Biasanya apel yang digunakan adalah apel merah yang mengandung air cukup sehingga mudah untuk di keringkan. Pembuatannya dengan dipotong tipis memanjang dengan sebelumnya dikupas kulitnya.

2. Nanas

Memang nanas merupakan buah yang memiliki tingkat kadar air yang tinggi. Namun beberapa orang sangat menggemari manisan nanas kering karena teksturnya yang unik dan berbeda dari yang lain. Pada manisan nanas kering masih terdapat sedikit air di dalamnya sehingga membuatnya kering di luar lembut di dalam.

3. Stroberi

Sebagai buah yang berasa manis asam serta bertekstur lembut, stoberi sangat baik dijadikan manisan kering. Stoberi juga kerap dijadikan salad buah dengan campuran yogurt dan jenis buah lembut lainnya. Biasanya manisan stroberi kering terbuat dari buah stroberi utuh yang dikerigkan dan dibaluri gula pasir.

4. Belimbing

Selain menjadi manisan basah, belimbing yang mengandung air cukup tinggi juga cocok untuk dijadikan manisan buah kering. Sifat belimbing yang awalnya sangat asam, berubah menjadi manis ketika dikeringkan untuk manisan.

5. Papaya

Jika pada manisan basah ada papaya gunung (carica) yang bisa dijadikan manisan karean siatnya yang keras, maka pepaya bisa dijadikan manisan kering karena bertekstur lembut dan berair banyak. Untuk pembuatan manisan kering dari pepaya, biasanya dipakai pepaya setengah matang agar tidak mengandung air terlalu banyak amun sudah memiliki cita rasa manis yang cukup.

Manisan sangat baik untuk kesehatan karena mengandung banyak vitamin dan mineral selain itu juga mengandung glukosa yang dibutuhkan tubuh untuk menambah energi. Serat dalam buah juga mampu membantu memperlancar pencernaan. Namun terlalu banyak manisan juga tidak baik karena mengandung sifat manis yang berlebih.

0 comments:

Post a Comment